Mau Bisnis Dropship? Inilah Cara Menjadi Dropshipper untuk Pemula


winartoajisaputro.com
- Bisnis adalah cara yang bagus untuk menghasilkan banyak uang. Tapi, resiko yang tinggi dalam bisnis membuat banyak orang mengurungkan niatnya untuk memulai bisnis. Nah ternyata ada lho bisnis dengan resiko kecil, yaitu bisnis dropship alias menjadi dropshipper. Sekarang, kami akan membahas cara menjadi dropshipper untuk pemula.

5 Tips Menjadi Dropshipper bagi Pemula

1. Riset produk yang laris

Bisnis dengan sistem dropship harus mencari produk yang laris. Karena, jika tidak, kemungkinan produk yang kamu jual sulit laris dan malah membuang-buang waktu. Karena itulah, ada baiknya jika kamu melakukan riset serius untuk menemukan produk yang tepat.

Riset produk bisa dilakukan pada tempat jualan yang kamu inginkan. Jika ingin jualan di Shopee, carilah produk yang laris di Shopee. Jika ingin jualan di Tokopedia, carilah produk laris di Tokopedia. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan Google Trends untuk mencari produk yang laris.

2. Cari supplier

Setelah menemukan produk yang laris, selanjutnya adalah mencari supplier yang menjual produk tersebut. Carilah supplier termurah, terpercaya, paling ramah, dan bisa diajak kerja sama. Supplier bisa ditemukan di e-commerce maupun platform dropship.

Jangan lupa juga untuk menanyakan apakah supplier tersebut memperbolehkan dropship dengan resi otomatis atau tidak. Jika tidak, maka carilah supplier lain. Karena jika kamu jualan di e-commerce harus bisa resi otomatis. Lain halnya jika kamu jualan di media sosial yang bisa dilakukan dengan resi otomatis.

3. Jual produk di e-commerce

Setelah mendapatkan supplier yang ideal, selanjutnya tinggal jual aja di e-commerce. Jangan tanggung-tanggung, langsung saja jual di Tokopedia dan Shopee. Bahkan jual juga di Lazada dan Bukalapak jika kamu ingin menjangkau lebih banyak orang.

Tapi jangam lupa untuk melakukan beberapa hal jika ingin jualan di marketplace. Lakukan optimasi judul, desain gambar produk yang menarik, deskripsi yang singkat, padat, jelas, dan yang lainnya. Selain itu, kamu juga harus berani bersaing dalam harga dengan toko lain, dan harus bersiap untuk perang harga.

4. Jual produk di Facebook Marketplace

Jika kamu ingin menjual produk dengan harga yang lebih mahal, maka coba jual produkmu tersebut di Facebook Marketplace. Karena jualan di sana relatif anti perang harga. Tapi, jika jualan di FB Marketplace, kamu harus selalu menyediakan COD.

Saat upload produk, gunakan format judul "[BISA COD] + Nama Barang + Merek + Keterangan (jika perlu)". Selanjutnya pilih kategori yang relevan, masukkan target lokasi, dan hal lain yang ada di sana. Selain di upload ke FB Marketplace, share juga produk tersebut le grup-grup jual beli untuk menjangkau lebih banyak orang.

5. Lakukan pencatatan transaksi

Langkah terakhir dalam cara menjadi dropshipper pemula adalah melakukan pencatatan transaksi dari setiap penjualan yang kau dapatkan. Agar lebih mudah, gunakanlah aplikasi seperti BukuKas atau BukuWarung.

Dengan aplikasi tersebut, kamu hanya tinggal memasukkan data-data yang diperlukan, maka aplikasi akan otomatis menghitung penjualan, pengeluaranmu, dan keuntungan. Selain itu, aplikasi seperti Selly juga bagus untuk digunakan selain sebagai Keyboard untuk para pebisnis, Selly juga bisa digunakan untuk pencatatan transaksi, cek ongkir, dan yang lainnya. So, bisa dibilang Selly adalah aplikasi paket cukup lengkap untuk para pebisnis online.

Akhir Kata

Nah, itulah cara menjadi dropshipper untuk pemula. Langkah selanjutnya silahkan kamu yang tentukan sendiri. Setelah bisnis dropshipmu cukup sukses, selanjutnya cobalah untuk menjadi reseller.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url